LOWONGAN KERJA di PT.PERTAMINA (PERSERO)

PT.Pertamina (Persero) adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Saat ini, Pertamina berkomitmen mendorong proses transformasi internal dan pengembangan yang berkelanjutan guna mencapai standar internasional dalam pelaksanaan operasional dan tatakelola lingkungan yang lebih baik, serta peningkatan kinerja perusahaan sebagai sasaran bersama. Sebagai perusahaan migas nasional, Pertamina berkomitmen untuk mewujudkan keseimbangan antara pencapaian keuntungan perusahaan dengan kualitas pelayanan public. Dengan 51 tahun pengalaman menghadapi tantangan di lingkungan geologi Indonesia, Pertamina merupakan perintis pengembangan usaha gas alam, cair atau Liquefied Natural Gas (LNG).
Lingkup usaha Pertamina termasuk dalam melakukan eksplorasi dan produksi migas, pengolahan kilang minyak, manufaktur dan pemasaran produk-produk energi dan petrokimia, pengembangan BBM nabati, tenaga panas bumi dan sumber-sumber energi alternatif lain.
Kegiatan operasi dan fasilitas infrastruktur Pertamina tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pertamina melayani kebutuhan energi bagi lebih dari 220 juta rakyat Indonesia.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pekerja di lingkungan Daerah Operasi Unit Pengolahan (UP) I, II, III, IV, V & VI PT.PERTAMINA (PERSERO) membutuhkan 293 orang lulusan Diploma 3/Sederajat untuk dipekerjakan sebagai Operator dan Teknisi Kilang dengan kriteria sebagai berikut :

PERSYARATAN UMUM :
1. Jenis Kelamin laki-laki, status belum menikah bagi pelamar dari luar Pertamina, kecuali bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.
2. Pendidikan terakhir D3 Jurusan Teknik Kimia (TK), Analisi Kimia (AK), Teknik Listrik – Arus Kuat (TLA), Mesin,(TM), Instrumen/Instrumen Elektronika (TIE), Lingkungan (TL), Teknik Pengolahan Migas (TPM).
3. Bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina, minimal pengalaman kerja 3 tahun di Pertamina UP tujuan lamaran.
4. IPK minimal 2,75.
5. Usia maksimal 24 tahun per 01/01/2009 bagi pelamar dari luar Pertamina, atau maksimal 35 tahun per 01/01/2009 bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.
6. Tinggi badan minimal 160cm.
7. Tercatat sebagai pencari kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
8. Bebas narkoba.
9. Berbadan sehat, tidak buta warna, dan diutamakan tidak berkaca mata/contact lens.
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasi PT. PERTAMINA (PERSERO).
11. Lulus seluruh tahapan seleksi.

Bagi pelamar yang memenuhi kriteria tersebut di atas, dapat mengajukan surat lamaran dengan melampirkan dokumen :
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Fotokopi ijazah D3 & SMA/sederajat yang telah dilegalisir.
3. Fotokopi transkip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
4. Fotokopi akte kelahiran/surat kenal lahir dari instansi berwenang
5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian setempat
6. Surat Pernyataan Diri Bebas Narkoba di atas materai Rp. 6.000,-
7. Fotokopi KTP/SIM yang masih berlaku
8. Fotokopi Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning/Hijau) yang masih berlaku
9. 3 (tiga) lembar pas foto terbaru ukuran 4 x 6 (berwarna)
10. Alamat untuk surat panggilan (alamat terakhir dan kode pos)

Alamat lamaran :
• Proses seleksi akan dilaksanakan di 5 (lima) wilayah Unit Pengolahan, yaitu : UP II – Dumai, UP III – Plaju, UP IV – Cilacap, UP V – Balikpapan, dan UP VI – Balongan, dan sekitarnya atau di tempat lain yang akan ditentukan kemudian.
• Pelamar agar mengirimkan lamaran ke wilayah Unit Pengolahan terdekat dengan domisili/daerah asalnya.
• Lamaran harus dikirim melalui Pos dalam amplop tertutup (pelamar tidak boleh menyampaikan langsung atau melalui perantara).

Kirim lamaran anda ke alamat-alamat sebagai berikut :
1. Tim Rekruitas P.O.BOX 1122 – Pekanbaru
2. Tim Rekruitas P.O.BOX 1111 – Palembang 3000
3. Tim Rekruitas Pertamina UP IV Cilacap P.O.BOX 2009 – Cilacap 53200
4. Tim Rekruitas P.O.BOX NO. 634 – Balikpapan 76100
5. Kepala Dinas Sosial & Tenaga Kerja Kab. Indramayu P.O.BOX.234 – Indramayu – Jawa Barat
• Pada sudut kiri atas amplop lamaran, cantumkan kode jurusan bagi pelamar dari luar Pertamina, atau “OS” bagi pelamar dari pekerja outsourcing Pertamina.
• Lamaran selambat-lambatnya diterima tanggal 15 Februari 2009 (stempel pos).
• Hanya pelamar yang memenuhi kriteria di atas yang akan dipanggil untuk mengikuti tes / seleksi dan tidak dikenakan biaya apapun (tanpa biaya).
• Lamaran yang disampaikan sebelum pengumuman ini tidak akan diproses, dan surat lamaran yang telah dikirim tidak akan dikembalikan.

Informasi lebih lanjut agar mengirimkan email ke SDM Contact Center dengan alamat : sdmcontactcenter@pertamina.com

Gurita berkepala manusia

gurita-berkepala-manusiaWagra Padang dikejutkan oleh gurita berkepala manusia tepatnya di Berok Nipah Padang, berawal ketika Ny Ita memasak gurita tiba-tiba mendadak kepala gurita yang dimasaknya nongol dari dalam kuali menyerupai kepala manusia, sentak Ny Ita kaget dan memberitahukan peristiwa ini  kepada suaminya. Suami Istri itu memutuskan tidak melanjutkan memasak gurita berkepala menyerupai kepala manusia itu.

Sementara, warga yang ada di kawasan tersebut menjadi heboh karena digegerkan isu gurita berkepala manusia. Mereka menyerbu rumah Ita untuk melihat peristiwa aneh tersebut.
Kepala gurita tersebut memiliki 2 mata, telinga, hidung dan bibir serta memiliki buah dada yang menonjol ke depan. Sementara ukuran gurita itu panjangnya kira-kira 20 cm. Diperkirakan gurita tersebut berkelamin perempuan.
Kini gurita itu ramai dikunjungi warga.

DIR HCGA TELKOM RESMIKAN TAMAN HOTSPOT IMAM BONJOL

hcga1-1Seusai menghadiri peresmian Gedung BBPPKS dan menyerahkan bantuan Bina Lingkungan kepada 2 sekolah di Sumatera Barat, Minggu (23/12), Direktur Human Capital & General Affair (HCGA) Telkom – Faisal Syam, yang didampingi EGM Divre I Sumatra – Muhammad Awaluddin, langsung meluncur ke Kantor Camat Pauh untuk meresmikan Taman Hotspot Imam Bonjol Padang. Dibangunnya Taman Hotspot ini mengikuti jejak 3 Taman Digital yang sebelumnya telah dibangun di Batam dan Medan. Kehadiran Dir HCGA dan EGM Sumatra disambut secara antusias oleh Camat Pauh – Amri, Karang Taruna dan LSM-LSM yang ada di Pauh. Peresmian Taman Hotspot Imam Bonjol ini terbilang cukup unik karena tidak diresmikan secara langsung melainkan dengan cara jarak jauh melalui teleconference.

Sebelum meresmikan Taman Hotspot tersebut, Faisal Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan dibukanya Taman Hotspot Imam Bonjol, masyarakat kota Padang khususnya pecandu internet semakin merasakan kemudahan untuk mendapatkan akses broadband secara lebih mobile dan fleksibel. “Pengelolaan Taman Hotspot juga harus diperhatikan agar para pengguna dapat merasa lebih nyaman berintenet di Taman Hotspot Imam Bonjol ini”, ucap Dir HCGA.

hcga2-1Sementara itu di tempat berbeda, sebelumnya EGM yang berkesempatan mengecek Taman Hotspot Imam Bonjol, telah membuktikan bahwa Taman Hotspot ini dilengkapi akses broadband yang cukup berkualitas. Setelah EGM melakukan speed test, ternyata downstream di Taman Hotspot tersebut mencapai 679 kbps dan upstream 97 kbps. “Untuk itu, buat masyarakat yang menginginkan akses internet cepat, lebih baik menggunakan TelkomHotspot seperti di Imam Bonjol ini”, tegas EGM.

Kembali di acara launching, dalam acara tersebut selain melakukan peresmian jarak jauh Taman Hotspot Imam Bonjol, Dir HCGA juga menyerahkan beasiswa kepada siswa berprestasi di Kecamatan Pauh serta 50 unit tong sampah kepada Pemko Padang. Disamping itu, kepada Camat Pauh, Dir HCGA juga menyerahkan 1 unit starterpack Speedy Prepaid secara simbolis.

LAPAU CYBER, SIMBOL KEBANGKITAN NAGARI PAUH

Selain meresmikan Taman Hotspot Imam Bonjol, Dir HCGA juga berkesempatan meninjau Lapau Cyber yang merupakan sentral kegiatan dalam program Pauh Nagari Cyber. Melihat situasi yang ada di Lapau cyber, Dir HCGA merasa cukup terkesan karena masyarakat pauh ternyata punya keinginan untuk maju dan berkembang serta melek dengan IT.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pauh – Mahdianur, mengatakan bahwa berkat program Pauh Nagari Cyber, kecamatan Pauh menjelma menjadi kecamatan yang mulai dijadikan percontohan oleh daerah-daerah lainnya. Bahkan diakui oleh Mahdianur, saat ini sudah cukup banyak pesanan yang datang dari luar daerah seperti Batam, karena melihat langsung komoditi yang dimiliki Pauh sehingga para pemesan tersebut merasa sangat tertarik. “Memang benar, internet memberikan sejuta manfaat bagi penggunanya, bahkan Pauh yang sebelumnya tidak pernah dikenali, sekarang mulai dilirik oleh masyarakat”, sebut Mahdianur.

Dihadapan Dir HCGA, para pengurus Lapau Cyber juga mengungkapkan keinginannya untuk terus mendapat dukungan dan bimbingan dari Telkom. Menanggapi hal tersebut, Faisal Syam bersama EGM berpesan agar pengelola Lapau Cyber dan Karang Taruna bisa memanfaatkan Lapau Cyber untuk menggali potensi daerah lebih dalam lagi. “Para pemuda juga harus lebih kreatif dan jeli melihat potensi daerah sehingga setiap potensi yang memiliki nilai jual bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Perlu disadari juga, sekali pun daerah memiliki sejuta potensi namun jika tidak ada ekspos ke luar maka hal tersebut akan menjadi tidak berarti”, pesan Dir HCGA.

Sosialisasi Sumbar Nagari Cyber dihadapan Bupati/WaliKota

Impian untuk mewujudkan Sumbar Nagari Cyber dengan menjadikan internet sebagai media keseharian masyarakat masyarakat Sumatera Barat, sepertinya semakin dekat. Ini terjadi setelah dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota / Kabupaten Se Sumatera Barat yang dihadiri oleh Gubernur Sumbar – Gamawan Fauzi dan jajaran Bupati dan Walikota, presentasi mengenai Sumbar Nagari Cyber yang dilakukan oleh General Manager (GM) Kandatel Sumatera Barat – H Syahril ST, mendapat sambutan yang sangat antusias dari peserta Rakor. Acara yang berlangsung di Hotel Nuansa Maninjau, Rabu (17/12), merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh Telkom Sumbar setelah sebelumnya Gubernur menjanjikan untuk menghimbau para Bupati dan Walikota membantu terwujudnya Sumbar Nagari Cyber melalui penyediaan perangkat pendukung dan tempat di nagari.
Di kesempatan itu, GM mengungkapkan bahwa di Sumatera Barat sendiri, jumlah pengguna internet baru sekitar 1,48% atau setara dengan 35.573 pengguna dari total penduduk Sumbar yang berjumlah 2.364.427 jiwa. Padahal Gubernur Sumbar sendiri pernah mengatakan bahwa masyarakat maju itu adalah masyarakat yang memiliki banyak informasi serta cepat mendapatkan informasi tersebut (up to date). Oleh karenanya, sejalan dengan kata-kata tersebut, program Sumbar Nagari Cyber merupakan solusi untuk mewujudkan masyarakat yang maju alias melek dengan ICT.
Dilanjutkan Syahril, beberapa catatan yang menjadi kondisi real dari perkembangan ICT di Sumbar adalah user akses ke internet yang masih rendah, penggunaan internet yang hanya pada komunitas tertentu dan terkonsentrasi pada city, pemahaman internet belum luas sehingga manfaat positif terkadang terkontaminasi serta sarana akses dan pemanfaatan ICT di pemerintahan perlu ditingkatkan lagi.
Dalam rangka perwujudan program tersebut, ditegaskan Syahril, Telkom menyadari bahwa 3 faktor yang menjadi strategi implementasi yaitu media akses, edukasi dan konten, merupakan tanggung jawab Telkom. Tetapi untuk faktor yang pertama yakni media akses, Telkom tidak bisa bergerak sendirian karena disadari, dibutuhkan peran serta pemprov maupun pemko dan pemkab untuk menjalankannya. “Telkom siap menyediakan infrastruktur dan teknologi, akan tetapi untuk penyediaan perangkat pendukung (CPE), Telkom sangat membutuhkan peran serta pemerintah. Oleh karenanya, kerjasama dengan pemerintah kabubaten dan kota yang membawahi nagari, merupakan suatu kemajuan untuk lebih dekat dengan impian kita bersama yakni Sumbar Nagari Cyber”, tegas GM.
Agar para Kepala Daerah ini lebih tertarik dengan program ini, GM pada presentasinya juga menyertakan Cost & Benefit Analisa dimana berdasarkan kalkulasi, Return On Investment (ROI) bisa dicapai dalam jangka waktu 5 tahun. Jumlah anggaran yang dikeluarkan oleh Pemko ataupun Pemkab untuk perangkat pendukung, dianggap sangat layak dan angka yang disebutkan oleh GM ternyata berhasil menarik perhatian para Kepala Daerah. Apalagi setelah GM memperlihatkan Pauh Nagari Cyber sebagai pilot project, ini membuat para Bupati dan Walikota yang hadir terlihat begitu tertarik.
Seperti Bupati Tanah Datar – M Shadiq Pasadigoe, yang berencana segera melakukan koordinasi dengan Telkom untuk mewujudkan Sumbar Nagari Cyber sekaligus menjadikan Tanah Datar sebagai kawasan ICT. Saat ini Kabupaten Tanah Datar memang ditunjuk oleh pemerintah yang diwakili oleh Depkominfo sebagai daerah pengembangan ICT dan untuk melakukannya, Depkominfo dan Pemkab Tanah Datar telah bekerjasama dengan Jepang. Agar memberikan hasil yang lebih, M Shadiq sangat berharap keterlibatan Telkom sebagai perusahaan Telekomunikasi terbesar di tanah air.
Hal yang sama juga dicetuskan oleh Walikota Bukittinggi – H Djufrie, yang melihat program SNC sangat sesuai dengan perkembangan jaman saat ini dan d tahun-tahun berikutnya. Untuk itu, Bukittinggi yang ditunjuk Depkominfo sebagai daerah pengembangan ICT juga berencana segera menjajaki kerjasama dengan Telkom untuk menjadikan Bukittinggi sebagai kawasan wisata berbasis cyber.
Sementara Bupati Solok Selatan – Syafrizal, berharap agar Telkom segera memperluas jaringan kabel di kawasan Solok Selatan. Saat ini di daerah tersebut, cukup banyak lokasi yang tidak tersentuh oleh jaringan kabel sehingga hal ini bisa menghambat perwujudan SNC di daerah Solok Selatan yang juga merupakan salah satu Kabupaten termuda di Sumatera Barat.
Melihat antusiasme yang ditunjukkan oleh para Kepala Daerah, dalam waktu dekat GM berencana untuk segera menemui masing-masing Kepala Daerah untuk menjajaki kerjasama dengan masing-masing daerah sekaligus menindaklanjutinya agar implementasi SNC segera diwujudkan dan tidak ditunda-tunda lagi

TELKOM BERIKAN PELATIHAN PADA PENGELOLA TBM

tbmPeran internet terhadap kemajuan dunia pendidikan memang tidak diragukan lagi. Bahkan aktivitas pendidikan saat ini tak pernah lepas dari internet yang mendukung terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi para anak didik. Tak hanya itu, dukungan terhadap jalannya pendidikan dimana salah satunya adalah melalui taman bacaan, bisa lebih maksimal jika si pengelola itu sendiri memanfaatkan internet sebagai referensi bahan bacaan. Untuk itu, dalam acara Pelatihan Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang berlangsung Kamis (11/12), di Hotel Pangeran City Padang, TELKOM SUMBAR (DIVAS) mencoba mengkomunikasikan mengenai pola berinternet sehat.

Layaknya pelatihan internet yang biasa digelar sebelumnya, instruktur pelatihan – Afdal Sikumbang, dengan gayanya yang khas dan kocak, mensosialisasikan mengenai peran dan manfaat internet yang sejauh ini telah dirasakan oleh banyak kalangan. Dalam penjelasannya, Afdal juga memperkenalkan beberapa situs yang bisa dimanfaatkan oleh para pengelola TBM untuk menambah koleksi bukunya ataupun sekedar menambah referensi bacaan.

tbm21Penjelasan yang diberikan oleh instruktur ternyata mengundang decak kagum dari peserta pelatihan. Salah satu hal yang membuat para peserta berdecak kagum adalah terdapatnya banyak buku-buku islam yang diluar dijual dengan harga cukup mahal, ternyata di beberapa situs bisa didapatkan secara cuma-cuma. Salah satunya adalah situs www.waqfeya.net yang menyediakan layanan download gratis kamus Al Maurid.

“Subhanallah….akhirnya melalui internet kita bisa mendapatkan buku-buku yang berkompeten di dunia Islam. Kamus Al Maurid ini saja di luar harganya bisa mencapai Rp 500 ribu lebih, tapi kalo di internet kita bisa mendapatkannya secara gratis. Ternyata internet punya banyak manfaat positif ya, tidak seperti yang saya dengar selama ini dimana internet banyak menyediakan layanan yang merusak akhlak”, ujar Meri, salah seorang peserta pelatihan.

Selain mengkomunikasikan mengenai internet secara umum, tujuan pelatihan ini juga mensosialisasikan pola internet sehat, walaupun “statement negatif” masyarakat mengenai internet sejauh ini memang sudah mulai berkurang. Namun Telkom tetap mengkampanyekan internet sehat agar masyarakat dapat menggunakan internet sesuai dengan fungsinya.

Pelatihan dihadiri oleh Kabag PAUD dan PKPLK Diknas Provinsi Sumbar – Joni Nurdin, Menurut beliau, pengelolaan TBM sudah semestinya berkaca kepada negara-negara tetangga yang sudah memanfaatkan internet secara maksimal sehingga bahan bacaan yang terdapat di TBM tersebut, sesuai dengan perkembangan jaman dan up to date. “Salah besar jika masyarakat masih mengkonotasikan internet secara negatif karena begitu banyak manfaat bahkan kesempatan untuk berkembang lebih maju lagi”, ucap Joni Nurdin.